Web Analytics
MyBoost | Kisah Sri Lestari Yang Sukses Berkat BoostPreneur
Kisah Sri Lestari Yang Sukses Berkat BoostPreneur

Back

Share

Copy Link

BoostPreneur

Kisah Sri Lestari Yang Sukses Berkat BoostPreneur

“Toko-toko ini adalah aset saya. Kalau diibaratkan sebagai kebun, maka mereka harus saya babat alas dulu, lalu saya tanam, kemudian saya pupuk. Nanti semua hasilnya buat saya juga”.
-Sri Lestari, BoostPreneur Sukoharjo-

Screen Shot 2020-05-28 at 02.59.59.png

Ini kisah tentang Sri Lestari di Sukoharjo, Jawa Tengah yang hidupnya berubah sejak bergabung jadi BoostPreneur.

Kehidupan Sri tidak bisa dikatakan enak. Waktu kelas 2 SMP Sri putus sekolah. Tak lama ia punya KTP, ia dinikahkan. Namun dengan bersuami ternyata kehidupan ekonominya tidak membaik. Oleh karena itu Sri rela bekerja apapun demi menghidupi kedua anaknya. Mulai dari jadi ​cleaning service ​sampai bekerja di perusahaan ​leasing pernah ia jalani​ d​ emi mencukupi kehidupannya.

Sampailah Sri diperkenalkan dengan Boost oleh salah satu temannya. Ia mencoba menjalani peran sebagai BoostPreneur yang membantu mengembangkan usaha para UMKM di kotanya. Kewajibannya mengunjungi toko-toko untuk diedukasi agar merambah ke ekonomi digital ia jalani dengan tekun. Tak jarang ia mendapat sambutan yang dingin dari mereka yang enggan hijrah ke dunia digital. Namun Sri tidak menyerah. Sri yakin bahwa apa yang ditawarkan Boost itu baik untuk mengembangkan usaha mereka. Maka Sri sadar yang perlu ia lakukan adalah menambah sisi edukasinya.

Jerih payah dan kesabaran Sri membuahkan hasil. Dengan melayani para UMKM secara tulus dan sabar membuat banyak toko yang kini tidak ragu lagi untuk bergabung dengannya. Saat ini sudah ada 120 toko lebih yang berada di bawah naungan Sri. Perputaran uang masing-masing toko juga tidak sedikit. Dalam sehari Sri bisa membantu top up saldo sekitar Rp 40 juta untuk toko tertentu. Maka tak heran pada bulan ke-delapan Sri menjadi BoostPreneur, ia sudah bisa membeli motor Vario untuk membantunya menyambangi para toko asuhannya. “Cuma motor bekas, kok. Waktu saya beli harganya Rp 18 juta,” ungkap Sri merendah.

Menyadari penghasilan dari Boost sangat membantu kehidupannya, Sri semakin giat dalam menjalaninya sebagai BoostPreneur. Lagi-lagi kerja kerasnya membuahkan hasil. Sri rajin memenangkan program-program yang diadakan khusus untuk BoostPreneur “Dari Boost saya sudah dapat hadiah motor, ​handphone​, dan dua trip wisata ke Yogya dan Jakarta. Namun yang trip ke Jakarta saya kasih ke teman yang dulu mengajak saya bergabung ke Boost. Hitung-hitung sebagai bentuk terima kasih saya ke dia karena sudah mengenalkan saya ke Boost,” jelasnya.

undefined

Bukan itu saja, berkat ketekunannya mencapai target yang ditetapkan untuk BoostPreneur ia bisa membawa pulang uang rata-rata Rp 4 juta per bulan. Sri juga bisa membiayai sekolah anaknya yang sebentar lagi akan wisuda di sebuah universitas negeri di Solo. “Saya mau banting tulang kayak apapun, nggak masalah. Yang penting anak-anak sukses semua,” ujarnya.

Menurut Sri, skill yang harus dimiliki oleh BoostPreneur itu sebenarnya sederhana. Cukup kemampuan berbicara yang baik dan sopan, kesabaran hati, mindset optimis, dan pantang menyerah. “Saya pernah ditolak lima toko dalam satu hari. Tapi saya nggak menyerah. Kebanyakan yang menolak itu lantaran belum tahu Boost itu apa. Setelah saya edukasi, biasanya dalam dua hari tokonya kontak saya lagi ingin bergabung. Soalnya Boost itu menyediakan layanan yang dibutuhkan oleh hampir semua toko untuk yang ingin mengembangkan dan menambah pemasukannya secara digital”.

undefined

Selain mendapat penghasilan, ada lagi satu hal berharga yang Sri dapat sejak bergabung jadi BoostPreneur. “Saya dapat banyak ilmu dari bertemu dengan pengusaha. Sekolah itu nggak perlu di sekolahan, kok. Pencapaian saya saat ini karena ketemu banyak teman di jalan. Saya saring dan serap sendiri manfaat dan ilmunya. Banyak yang meremehkan saya karena putus sekolah. Tapi saya buktikan dengan penghasilan saya saat ini berkat BoostPreneur,” pungkasnya.

Tips sukses jadi BoostPreneur dari Sri Lestari:

  1. Harus sabar. Tunjukkan terus keunggulan aplikasi Boost untuk membantu usaha para UMKM.
  2. Pantang menyerah. Kalau pemilik toko belum ada waktu untuk mendengarkan penjelasan kita hari ini, besok balik lagi. Jangan mau dilepas sebelum menjelaskan keunggulan produk.
  3. Edukasi terus pengusaha UMKM dengan benar. Jika usaha mereka berhasil, hasilnya akan kita tuai juga.

Jika kamu ingin sukses seperti Sri Lestari, segera daftarkan dirimu jadi BoostPreneur. Daftar Sekarang

Media Sosial
Facebook
Whatsapp
Instagram

©2020 myboost.id